MAHASISWA KKNT UNIVERSITAS ALMA ATA SIAP MEWUJUDKAN DESA TANGGUH PTM DI SELOGEDONG

Argodadi 01 Februari 2026 16:32:16 WIB

Argodadi 1 Februari 2026 - Universitas Alma Ata (UAA) kembali menerjunkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKNT) periode 1 tahun 2026. Salah satu lokasi penerjunan berada di Padukuhan Selogedong, kelurahan Argodadi, Kepanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Penerjunan KKN-T ini diselenggarakan pada Selasa 27 januari 2026, pukul 09:00 WIB berlokasi di kelurahan Argodadi.

Sebagai tahap awal pelaksanaan program, kegiatan penerjunan KKN-T menjadi momentum penting dalam menandai dimulainya pengabdian mahasiswa di pedukuhan Selogedong dengan mengusung tema "Membangun desa tangguh Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui integrasi edukasi gaya hidup CERDIK, penguatan pendidikan masyarakat dan literasi teknologi digital" dengan dibuatnya tema ini diharapkan mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata dapat mengajak masyarakat untuk mencegah penyakit tidak menular melalui edukasi, peningkatan pendidikan masyarakat dan literasi teknologi digital.

Kegiatan penerjunan ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa dan tokoh penting diantaranya Bapak Aji Muhminarno, S.Psi., sebagai Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sedayu, Bapak Anton Yulianto, AP., m.IP., yang mewakili Penewu Sedayu, turut hadir pula Bapak Prayitno sebagai Lurah Argodadi, Bapak Slamet sebagai Kepala dukuh Selogedong beserta jajaran perangkat kelurahan Argodadi. Turut mendampingi pula apt.Rizal Fauzi M.Clin Pharm., sebagai

dosen pembimbing lapangan (DPL) serta mahasiswa peserta KKN-T yang berjumlah 75 orang. Penerjunan ini diawali dengan sambutan perwakilan perguruan tinggi dan perangkat kelurahan Argodadi.

"Saya berharap adik-adik mahasiswa tidak hanya sekedar datang, tapi benar-benar menjadi penggerak perubahan di kelurahan ini"

"Mahasiswa harus mampu menegintegrasikan ujar Dr. Rino Richardo, M.Pd dalam sambutannya.

Pada kegiatan ini perangkat desa juga menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN-T dan berharap program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesadaran dan kualitas kesehatan masyarakat, serta dapat menjadi sarana tukar ilmu dan pengalaman antara mahasiswa dan tokoh masyarakat.

“Bapak Prayitno menggarisbawahi bahwa mahasiswa datang membawa teori dari bangku kuliah, namun warga memiliki 'sekolah kehidupan' lewat kearifan lokal mereka. Beliau mengingatkan bahwa teori setinggi apa pun akan terasa kaku jika tidak dibarengi dengan kepekaan sosial. Oleh karena itu, KKN-T menjadi momen krusial bagi mahasiswa untuk menanggalkan kekakuan akademik dan mulai menyelami dinamika nyata di tengah masyarakat. Lebih dari sekadar tugas kampus, beliau menitipkan harapan agar hubungan antara UAA dan Argodadi terus berlanjut sebagai kemitraan jangka panjang demi kemajuan desa."

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 
Kebijakan Privasi

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License